Gejala Penyakit Ebola

Gejala penyakit Ebola

Gejala penyakit Ebola

Gejala penyakit Ebola – Ebola Virus Desease (EVD) termasuk dalam jenis penyakit demam berdarah virus. Dalam kasus tertentu penyakit ini sering berakibat fatal pada manusia dan jenis primata lainnya. EVD disebabkan oleh infeksi Ebolavirus. Pada tahun 1970 penyakit ini ditemukan di negara Kongo dekat sungai Ebola, yang gejalanya timbul secara sporadik dan meawabah cepat di penduduk sekitar sungai tersebut. Hingga saat ini host reservoir (agen penyebab) masih belum jelas diketahui penyebabnya, hanya diduga penyebarannya oleh kelelawar.

Tanda dan Gejala Ebola

Banyak sekali tanda gejala yang terjadi pada penderita Ebola, dan kesemuanya bisa juga tanda subyektif atau tiap individu berbeda beda gejalanya. Diantara sekian banyak keluhan, berikut ini gejala penyakit Ebola yang sering terjadi :

  • Demam mendadak
  • Lemah lemas disertai nafsu makan menurun
  • Lemas nyeri otot dan sakit kepala
  • Nyeri tenggorokan
  • Mual, muntah dan diare
  • Gangguan fungsi hati dan ginjal
  • Perdarahan interna dan ekterna
  • Dari pemeriksaan laborat ditemukan penurunan jumlah trombosit, leukosit (sel darah putih) dan peningkatan enzim hati (liver)
    Masa inkubasi virus ebola antara 2 – 21 hari

Cara penularan dan sumber penyebab Ebola

Sampai sekarang belum pasti dari mana sumber penularan Ebola. Tetapi para ahli berpendapat sumber penularan dari hewan yang terinfeksi. Penyakit ini cepat menular dari individu satu ke individu lain. Bahkan bisa menular satu desa hanya dengan kontak cairan penderita ( air liur, kencing, berak, keringat dll)

Pemeriksaan penunjang untuk menegakkan penyakit ebola adalah :

  • Test deteksi antigen
  • Enzyme linked immunosorbent assay ( ELISA)
  • Uji serum netralisasi
  • Reverse transcriptase polymerase
  • Isolasi virus dengan kultur sel

Pengobatan dan penanganan penyakit ebola

Dalam pengobatan masih sebatas pengobatan suportif yang terdiri atas :

  • Penyeimbangan cairan tubuh dan elektrolit pasien
  • Mempertahankan status jumlah oksigen dan tekanan darah
  • memberikan pengobatan untuk setiap komplikasi infeksi penyerta yang terjadi

Pada kenyataannya penegakan diagnosisi para tim ahli untuk penyakit ini masih sulit dideteksi pada tahap awal infeksi. Karena gejala awal dari penyaki ebola adalah seperti sakit kepala dan demam tidak spesifik untuk penentuan bahwa seseorang terpapar infeksi ebola. Dan bila sudah ada kecurigaan terhadap penyakit ebola tersebut baru dinyatakan suspek dan pasien harus ditempatkan di ruangan isolasi